Contoh Baju Seragam Kerja
Contoh Baju Seragam Kerja

Contoh Baju Seragam Kerja. Seragam kerja mempunyai sebuah arti saat dipakai untuk para pekerja :

  • Seragam bekerja dapat memberi suatu kepercayaan pada pihak-pihak lain, contohnya kita jika menggunakan layanan jasa kita bisa mudah percaya terhadap orang yang datang kerumah untuk mengantarkan ataupun sebagainya karena mereka memakai seragam petugas keamanan atau pegawai departemen. Saking kita mudah percaya terhadap orang yang memakai seragam (uniform), banyak para penipu yang mengaku dari suatu perusahaan atau intansi yang meloloskan idenya untuk mengenakan seragam kerja.
  • Seragam bekerja memiliki identitas profesi dan institusi, contohnya para jurnalis yang mempunyai tugas dari kantornya untuk suatu peliputan, dan biasanya para jurnalis ini juga butuh identitas seperti seragam bekerja. Seragam bekerja sangat penting untuk dapat membedakan identitas institusi, profesi, maupun eksistensi suatu perusahaan.
  • Seragam bekerja juga berguna sebagai identifikasi tingkatan pekerjaan di berbagai lingkungan-lingkungan tertentu. Contohnya suatu perusahaan yang membedakan seragam bekerjanya untuk staff, manajer, dan supervisor. Dan ini biasanya berada di perusahaan yang mempunyai kepentingan terhadap pentingnya suatu perusahaan dalam menunjukan identitas dan kepercayaan terhadap pihak luar.
  • Adapun arti seragam bekerja pragmatis, pragmatis sebagai suatu penanda identitas personal. Karena suatu perusahaan terkadang susah untuk menghafal para pekerjanya satu persatu, maka dari itu cara yang paling tepat memfasilitasi para pekerjanya dengan menggunakan seragam kerja.

 

KULTUR ORGANISAI

Dalam membangun suatu organisasi tergolong cukup mudah. Akan tetapi, didalam membangun suatu budaya organisasi yang cukup kuat tidaklah mudah. Apalagi jika dalam political will-nya sedikit tidak jelas, cakupannya luas, dan juga goodwilk-nya lemah.

Jadi seragam kerja bisa kita pakai sebagai tool untuk membangun suatu budaya yang kuat didalam suatu organisasi ataupun perusahaan. Walapun suatu perusahaan atau organisasi itu masih bertahap permulaan ataupun masih merintis.

Kultur organisasi (Organization Leadership and Cultur) dibagi kultur perusahaan menjadi 3 lapisan :

  1. Artifacts

Seragam termasuk artifacts atau lambang dari suatu perusahaan yang belum tentu menggambarkan kultur suatu perusahaan tersebut. Jadi artinya, suatu orang bekerja dengan mengenakan seragam belum tentu menjalankan nilai-nilai yang dianut suatu perusahaan tersebut. Namun demikian, perusahaan atau instansi selalu ingin para pekerjanya dapat menjalankan nilai-nilai budaya dari suatu perusahaan tersebut.

  1. Basic assumption and value

Basic assumption and value termasuk kedalam kultur level yang paling tinggi, ketika suatu organisasi itu menerapkan nilai-nilai, strategi, filosofi, ataupun berbagai macam kode organisasi yang kita pakai untuk bernafas. Orang-orang yang sudah menjalankan nilai-nilai, budaya  organisasi secara reflek dan tak merasa diatur itu sudah termasuk dengan orang dengan basic assumption and value.

  1. Expoused value

Expoused value itu merupakan bentuk nilai-nilai, strategi, maupun filosofi organisasi. Namun, tahapan, peraturan, masih dihafal. Contohnya pegawai-pegawai bank ataupun mini-market yang ketika sedang melayani harus senyum kepada customer untuk menunjukan budaya dari suatu perusahaan atau instansi berikut.

Contoh Baju Seragam Kerja

CONTOH BAJU SERAGAM KERJA

Spesifikasi untuk baju seragam kerja :

  1. Terlampir logo dari suatu perusahaan itu sendiri
  2. Bondir untuk logo ditepatkan di atas saku sebelah kiri
  3. Saku baju dua (ada tutupnya)
  4. Bahan ( terbuat dari bahan jeans – seragam Freeport
  5. Contoh designnya seperti kemeja staff kct (lengan panjang / pendek)
  6. Quantity 50 ea (min)

TIPS-TIPS MEMILIH BAJU SERAGAM KERJA

Salah satu tips dalam memilih baju seragam kerja adalah dalam memperhatikan jenis bahan apa yang akan dipakai untuk membuat atau membeli baju seragam kerja anda. Suatu perusahaan tidak boleh sembarangan dalam memilih jenis bahan untuk baju seragam kerja bagi perusahannya. Hal ini bisa membantu anda untuk mengetahui jenis bahan yang tepat untuk baju seragam kerja bagi perusahaan anda. Beberapa perusahaan lebih memilih jenis kain berbahan japan drill karena memiliki kain dengan serat yang besar, American drill juga bisa menjadi pilihan anda karena memiliki jenis kain berbahan serat sedang, juga twill drill yang memiliki jenis bahan kain yang mempunyai serat kecil. Namun demikian, kenyamananpun harus menjadi hal paling utama dalam memilih baju seragam kerja.

Adapun tips dalam memilih baju seragam kerja berdasarkan warna baju. Didalam memilih warna, sebaiknya kalian memakai warna yang sesuai dengan karakter dari perusahaan anda yang juga bisa menjadi ikon karena menunjukan citra perusahaan dan keserasian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *